Memilih Usaha yang Tepat di Tengah Pandemi

Januari 14, 2021


Saat pandemi corona merebak, banyak sekali perubahan yang terjadi dalam susunan tatanan kehidupan. Ketika di awal lockdown, banyak pekerja swasta yang di rumahkan dengan pengurangan jam kerja, bahkan ada beberapa karyawan yang terancam PHK. Tentu hal itu menimbulkan keresahan bagi sebagaian orang, karena roda perekonomian keluarga harus terus berputar, sementara tulang punggung keluarga terkena imbas karena pandemi. Akhirnya banyak orang yang mulai banting stir memikirkan untuk membuka usaha sendiri agar dapur tetap mengebul.

Banyak sekali orang yang akhirnya membuka usaha sendiri dari rumah. Bermunculan banyak jenis home industri yang akhirnya menjadi pilihan bagi para pekerja yang mengalami PHK atau pengurangan jam kerja. Akhirnya memunculkan kreativitas yang ternyata bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.


Usaha yang Menjadi Pilihan di Masa Pandemi

Saya termasuk salah satu orang yang mulai mencoba membuka usaha baru di tengah pandemi. Karena memiliki waktu lebih banyak di rumah, sambil mendampingi anak belajar dari rumah, saya mencoba resep dimsum dan kulitnya, dan setelah melalui banyak percobaan akhirnya saya mulai berani menerima pesanan, dan alhamdulillah bisa berjalan, meskipun masih dengan sistem pre order. 

Nah, kira-kira peluang usaha apa yang bisa kamu pilih di tengah pandemi seperti ini, berikut di antaranya :

Usaha Makanan

Bagi kamu yang hobi memasak bisa mencoba membuka usaha katering atau di bidang makanan. Seperti membuat roti, frozen food, snack, nasi hantaran, minuman, dan lain-lain. Selain mudah dalam pembuatan, pemasarannya pun cukup mudah, karena makanan adalah kebutuhan pokok bagi manusia. Jadi kamu tidak perlu khawatir tidak akan laku. Kamu juga bisa menggunakan sistem pre order dalam menerima pesanan, jadi bisa lebih menghemat modal.

Usaha Online 

Usaha online masih menjadi primadona sampai saat ini. Apalagi usaha ini bisa di lakukan tanpa modal. Kamu bisa bergabung dengan menjadi reseller sebuah produk. Carilah agen atau supplier yang mempunyai produk yang sesuai dengan minat kamu. Tetapi harus ingat, dalam memilih supplier kamu harus benar-benar paham dan tahu, bahwa mereka memang benar-benar amanah. Pastikan juga kamu memahami tata cara berjualan online yang di sepakati bersama supplier, dan kamu juga harus menguasai tentang produk yang kamu jual secara detil. Jadi ketika ada konsumen yang bertanya, kamu bisa menjelaskan secara detil tentang produk tersebut. Syukur-syukur kamu mengetahui secara langsung, bagaimana proses pembuatan produk tersebut.


BacaJuga : Sarung Instan Anak Praktis dan Nyaman


Usaha Rempah Tradisional

Sampai saat ini corona belum ada obatnya, sehingga banyak orang yang mulai kembali ke alam untuk menjaga imunitas tubuh. Karena menjaga daya tahan tubuh menjadi salah satu ikhtiar agar terhindar dari virus corona. Hal ini menjadi peluang usaha yang bisa di bidik. Menjual rempah tradisioanl yang bisa membantu menjaga kesehatan dan menaikkan imun tubuh bisa menjadi pilihan. Rempah tradisional seperti jahe bubuk, kencur bubuk, kunyit bubuk sudah mulai banyak di temui di pasaran. 

Usaha Pembuatan Masker

Masker menjadi salah satu alat yang penting selama pandemi. Kamu bisa mencoba untuk memproduksi masker kain yang bisa bertahan lama dan di cuci ulang. tetap terapkan standar kesehatan untuk pembuatan masker ini, sehingga bermanfaat bagi perlindungan diri. Jika modal kamu terbatas, kamu bisa juga menjadi reseller, atau menjualnya secara online.

Usaha di Bidang Digital

Perkembangan bisnis dunia digital semakin pesat, dan ada banyak pilihan, di antaranya web developer, blogger, desain grafis, youtuber, marketplace, digital agency, e-commerce, dan lain-lain. Bisnis dunia digital juga memiliki potensi yang menarik dan bisa dilakukan dari rumah. Selama jaringan internet lancar dan jumlah penggunanya semakin bertambah, maka bisnis ini masih memiliki potensi kuat dan terbuka lebar bagi kamu.

Itulah beberapa usaha yang bisa di pilih di tengah pandemi. Kamu bisa memilih usaha yang minim modal dengan tetap mengutamakan kualitas produk dan pelayanan. Pandemi ini telah merubah kebiasaan lama orang dalam berbelanja juga, sehingga mereka lebih memilih membeli barang dengan cara yang aman. Oleh karena itu para pelaku usaha harus dapat menangkap peluang itu.

Meskipun kamu harus di rumah, tetaplah berkreasi dan beraktivitas dengan produktif, karena hal itu juga menjdi salah satu terapi agar tidak bosan. Pandemi memberikan banyak pembelajaran bagi kehidupan. Ada banyak hikmah yang bisa diambil dari adanya pandemi ini, dan salah satunya adalah semakin bermunculan usaha-usaha rumahan yang menjadi penggerak ekonomi bangsa dan juga menjadikan orang lebih kreatif lagi. Semangat berwirausaha dan berkerasi ya teman-teman, dan mulailah memilih usaha yang tepat di tengah pandemi.

Salam Hangat

Ulfah Wahyu


You Might Also Like

35 komentar

  1. Aku pengen banget nih punya usaha online. Tapi belum bisa fokus. Ya akhirnya nulis blog aja bisanya. Usaha rempah tradisional kayaknya menarik juga. Tapi harus ada pemasok yah...Makasih artikelnya nih, jadi tercerahkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah menggeluti usaha online sejak resign menjajar, alhamdulillah sampai sekarang masih jalan. Sepertinya ini yang mknim modal.

      Hapus
  2. saya adalah salah satu orang yang kena PHK di awal pandemi. dan saat ini memang memilih kesibukan usaha salah satu dari yang kakak sebutkan di atas. Usaha di bidang digital. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ada hikmahnya ya mbak. Usaha di bidanh digital ini memang lebih luas, dan pemasukannya juga lumayan.

      Hapus
  3. Bener banget, usaha makanan, bisnis online, pembuatan masker dan rempah memang cocok di masa pandemi ini.
    Beberapa UKM juga beralih online sebab yang off line katanya gak jalan. Pemesan masker juga banyak dan online shop malah penjualan naik apalagi pas promo free ongkir. Semoga pandemi segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usaha online tampaknya masih jadi primadona ya mbak, karena lebih minim modal

      Hapus
  4. Sayabelum termasuk yang memulai usaha baru akibat pandemi...salut dengan teman-teman yang punya banyak ide sehingga mendapat penghasilan di masa sulit ini. Sementara saya jadi pembeli aja dulu, hitung-hitung bantu usaha teman. Jadi kalau perlu sesuatu dan teman jual lebih pilih belinya ke teman.
    Ide yang lengkap di artikel ini, Mbak Ulfah:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kita bisa saling support dengan teman. Membeli dagangan mereka sudah termasuk memggerakkan ekonomi ummat.

      Hapus
  5. Nah ini dia nih, harus dibaca oleh mereka yang mau berusaha atau berdagang di masa pandemi. Saya suka sedih sendiri, ada yang suka menawari saya segala model baju, tas, dan sepatu. Sementara saya tidak mungkin membelinya. Saya kira begitu pun sebagian besar orang di masa ini tidak akan membeli baju, tas, atau sepatu baru dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin yang di utamakan kebutuhan pokok dulu ya mbak, karena masa pandemi jadi harus lebib berhemat dan efektif dalam pengelolaan keuangan.

      Hapus
  6. saat pandemi emang banyak orang yang mulai berbisnis ya mbak
    dan setahu ku sih yang paking survive saat pandemi ya bisnis makanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya makanan sama online mbak, lebih minim resiko.

      Hapus
  7. Di era digital ini, peluang-peluang usaha online semakin banyak ya mba. Usaha rempah tradisional menarik tuh, gak lekang oleh jaman kayaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, apalagi sekarang lagi ngetrend kembali ke alam.

      Hapus
  8. Ide usaha yang ditulis lengkap banget, Mbak.

    Itu termasuk bidang usaha yang bisa dikelola di masa pandemi seperti ini ya.

    Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang diberikan olehNya

    Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mbak, kita bisa memilih usaha yang tepat dengan kantong dan minat kita.

      Hapus
  9. Sementara ini aku bergiat di bidang digital dulu deh. Ya namanya usaha, kadang ada pasang surutnya juga sih. Tahun 2020 masih ramai, entah Jan 2021 ini kok malah belum ada geliatnya...Semoga bangkit lagi nih...

    BalasHapus
  10. Menurut saya ini adalah salah satu sisi positif pandemi mba. Banyak teman saya yg dulu ibu rumah tangga sekarang terjun ke dunia bisnis online dan membuat produk makanan seperti dessert box, cake ultah, dan jamu. Alhamamdullah responnya bagus dan bisa jadi pendapatan. Kalau saya mencoba mendalami seni, tahun ini targetnya bisa jual karya di suatu platform digital.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar mbak salah satu sisi postif yang patut kita syukuri, jadi membuat orang lebih kreatif dan bisa berpenghasilan.

      Hapus
  11. Betul juga, nih. Pandemi mestinya memicu kita lebih kreatif menangkap peluang, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mbak, peluang yang mungkin belum tentu ada kalau tidak pandemi ya.

      Hapus
  12. Betul banget Mbak, pandemi membuat banyak pengusaha yang banting setir juga. Apalagi semua serba online ya? menurutku usaha apapun berbasis teknologi sedang dibutuhkan saat pandemi. Semoga segera berakhir pandemi ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisnis online salah satunya ya mbak, lebih minim modal dan resiko kayaknya.

      Hapus
  13. Saya tertarik dengan usaha bidang digital nih. Karena pandemi, teknologi internet jadi lebih digunakan. Saya setuju ini bidang yang potensial

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup setuju mbak. Zaman sudah mulai bergeser, jadi kita harus pinter2 menangkap peluang.

      Hapus
  14. Terima kasih ide-idenya untuk berbisnis, Mbak. Bisa dicoba nih. Apalagi bisnis online lebih minim modal ya. Setidaknya tak perlu keluar biaya sewa toko. Bisa dikerjakan dengan kegiatan lain juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah benar mbak, saya sudah hampir 10 tahun menjalankan bisnis ini, lumayan hasilnya.

      Hapus
    2. Nah benar mbak, saya sudah hampir 10 tahun menjalankan bisnis ini, lumayan hasilnya.

      Hapus
  15. Saya pernah belasan tahun punya usaha (jualan) online, tapi saya stop pada pertengahan 2020 kemarin. Sekarang usaha dari rumah yang saya lakukan sebatas usaha di bidang digital :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usaha online saya masih jalan sampai sekarang mbak, sudah hampir 10 tahun juga. Pinter2nya kita menangkap peluang ya, biar bisa tetap kreatif dan berpenghasilan.

      Hapus
  16. usaha makanan memang salah satu usaha yang ga ada matinya ya mbak. setiap orang pasti makan. tapi key productsnya harus dipikirin bgt sama target pasar kita spy tetap survive di pandemi gini.

    BalasHapus
  17. Usaha yang ditekuni harus diikuti dengan minat yaa..
    Agar tekun dan gak berhenti di tengah jalan. Plus harus melakukan inovasi dari waktu ke waktu.

    BalasHapus
  18. Jadi teringat awal-awal pandemi dulu (tahun lalu, Maret 2020), saya semangat untuk berbaking ria, buat roti-roti gitu, ada rencana untuk membuka usaha (rencana yang hanya angan-angan saja,wekekek), ternyata tidak semudah itu, banyak gagalnya daripada berhasilnya, alamaaaaaaaaak. Saat itu juga saya sudah menekuni dunia blog mbak, tapi kok penginnya itu bisa, ini bisa. Semuanya pokoknya harus bisa, semakin dicoba, ternyata bikin capek sendiri, huahahah. Akhirnya saya harus melepas salah satu, mencoba menekuni dunia blog dulu, dan tetap menyimak kelas online baking agar energi dari teman-teman baking tersalur untuk saya. Loh..loh saya malah curcol ya mbak ulfa, maaf ya mbak. Thankis mbak ulfa,untuk tulisan berjudul memilih usaha yang tepat ditengah pandemi

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah, seribu satu jalan ke roma ya, Mbak.

    BalasHapus